Muhammad Ikhwanul Fauzi Jalani Ujian Munaqasyah Tesis Bahas Metode Pembelajaran Teks Dialog Kitab al-Arabiyyah Baina Yadaik

Gowa, pba.pps.uin-alauddin.ac.id – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Program Magister Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali melaksanakan ujian akhir munaqasyah bagi salah satu mahasiswanya, Muhammad Ikhwanul Fauzi (NIM 80400221056), pada Kamis, (20/02/2025)

Ujian yang berlangsung di Ruang Ujian Prodi PBA, Lantai 3, Gedung Pascasarjana dipimpin oleh Dr. Hj. Haniah, Lc., M.A yang juga merupakan promotor didampingi sekretaris sidang Dr. H. Andi Abdul Hamzah, Lc., M.Ag. yang juga merupakan kopromotor. Dihadapan dua penguji utama Prof. Dr. H. M. Rusydi Khalid, M.A. dan Dr. Muhammad Harjum, M.Ag. Fauzi berhasil mempertahankan tesisnya yang berjudul :

“Ṭuruq Tadrīs Nuṣūṣ al-Ḥiwārāt fī al-Mujallad al-Awwal min Kitāb al-‘Arabiyyah Bayna Yadayk li-Ghayr al-Nāṭiqīn bihā ladā Ṭullāb al-Madrasa al-Mutawassiṭa al-Ahliyya al-Islāmiyya al-Mutakāmila al-Bayrūnī Māndīrī Mākasar (al-Dirāsah al-Taḥlīliyya fī al-Ḥiwārāt)”

Penelitian ini menganalisis strategi pengajaran teks-teks dialog dalam buku al-‘Arabiyyah Bayna Yadayk bagi pelajar non-Arab, khususnya siswa madrasah tingkat menengah. Dalam paparannya, Fauzi menunjukkan beberapa temuan penting:

  1. Pertama : Struktur dialog disusun secara bertahap dan sederhana, sehingga sesuai dengan kebutuhan pelajar pemula. Topik yang diangkat mencakup kehidupan sehari-hari, mempermudah siswa dalam mengaplikasikan bahasa Arab dalam konteks nyata.
  2. Kedua : Teori pembelajaran dari Kitab al-Idhaat memberikan kontribusi signifikan dalam merancang metode pengajaran yang komunikatif dan partisipatif, seperti bermain peran, diskusi kelompok, dan pemanfaatan media visual-audio.
  3. Ketiga : Implementasi metode ini menunjukkan hasil yang positif, dengan meningkatnya keterampilan berbicara dan menyimak siswa melalui kegiatan yang interaktif.
  4. Namun lanjutnya, penelitian juga menemukan beberapa kendala dalam pelaksanaan, seperti keterbatasan alat bantu pembelajaran berbasis teknologi, kompleksitas teori pedagogis yang belum sepenuhnya dipahami siswa, serta keterbatasan waktu dalam proses belajar mengajar.

Ujian munaqasyah ini merupakan bagian dari proses akademik menuju penyelesaian studi Magister. Keberhasilan Muhammad Ikhwanul Fauzi dalam mempertahankan hasil penelitiannya di hadapan dewan penguji diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan metode pembelajaran Bahasa Arab di lembaga pendidikan Islam, khususnya bagi penutur non-Arab.


Leave a Reply